Polda Kep. Babel, Bid Humas,- Tim Opsnel polres basel berhasil amankan FC di jalan tikung kecamatan toboali bangka selatan Kabag Ops Polres Bangka Selatan, AKP Surtan Sitorus membenarkan pengerebekan yang dilakukan anggota satres narkoba dikediaman FC. Kamis (22/7/2021) kemarin.
Selain itu kabag ops mengatakan, pengerebekan kediaman FC dilakukan usai penangkapan terhadap tersangka Safarudin diduga pengedar yang terlebih dulu diamankan di Jalan Gang Sriwijaya dan didapatkan barang bukti diduga sabu seberat 6,40 gram.
” Jadi saat penangkapan terhadap tersangka Safarudin, tersangka mengaku baru pulang mengkonsumsi sabu di kediaman ILI. Atas pengakuan tersangka anggota melakukan pengerebekan,” ungkap AKP Surtan Sitorus, Jumat (23/7/2021).
Kasat Reserse Narkoba, AKP Yandrie bersama anggota langsung bergerak kerumah terduga dan melakukan pengerebekan. Polisi terpaksa mendobrak pintu rumah terduga, lantaran pemilik rumah memilih mengunci pintu dan enggan keluar rumah.
” Kami sempat mengeluarkan tembakan peringatan karena pemilik rumah tidak koperatif. Didalam rumah ternyata ada tiga orang yakni pemilik rumah dan dua rekannya sedang bersembunyi. Hanya saja saat dilakukan penggeledan didampingi RT setempat tidak ditemukan barang bukti,” kata AKP Yandrie.
Namun, ketiga orang ini mengaku baru saja selesai mengkonsumsi sabu di rumah tersebut. Ketiganya juga positif mengkonsumsi narkotika usai dilakukan test urine.
” Mereka mengakui bahwa sering mengkonsumsi narkotika jenis sabu di rumah tersebut dan mereka juga mengakui terakhir kali mereka mengunakan narkotika jenis sabu pada hari kamis dini hari sekira pukul 02.00. Dari hasil pemeriksaan urine dengan menggunakan metode rapid test diagnostic didapatkan hasil urine positif mengandung Amphetamine,” tutur Yandrie.
Ketiganya sempat diamankan Ke Mapolres Bangka Selatan guna dilakukan pemeriksaan.
” Ketiganya tidak mengaku beli dari siapa sabu yang mereka konsumsi dan tersangka Safar juga tidak mengaku kalau sabu yang mereka konsumsi disediakan tersangka. Karena tidak ada barang bukti kami berkoordinasini dengan BNK agar ketiganya dapat dilakukan assesment,” tukasnya.