BerandaBid HumasDinilai Lebih Berpotensi, Kapolda Ajak Penambang Kembali Ke Pencaharian Awal Sebagai Petani...

Dinilai Lebih Berpotensi, Kapolda Ajak Penambang Kembali Ke Pencaharian Awal Sebagai Petani dan Nelayan

Polda Kepulauan Bangka Belitung, Bidang Hubungan Masyarakat,- Kapolda Bangka Belitung, Irjen Pol Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K, M.Si, CRGP menghadiri undangan Tanam Bersama Gerakan Percepatan Program Optimalisasi Lahan dan Pompanisasi di Provinsi Kep Bangka Belitung yang di selenggarakan oleh BSIP. Kamis, 4 April 2024.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda, PJ Gubernur, Danrem 045/Gaya serta unsur Forkopimda melakukan penanaman padi di lahan sawah Desa Kimak Kabupaten Bangka.

Usai penanaman, Kapolda Kep. Babel mengajak para penambang yang ada di Bangka Belitung untuk kembali ke habitat aslinya sebagai petani dan nelayan.

“Memang sejauh ini dan saat ini sudah waktunya untuk para penambang yang sebenarnya mereka itu adalah awalnya mata pencaharian nya bukan sebagai penambang. Mereka sebenarnya mata pencahariannya adalah sebagai nelayan dan petani. Kembalilah ke mata pencaharian yang awal.” Ajak Kapolda Babel.

Kapolda menjelaskan bahwa potensi di Bangka Belitung tidak sekedar tambang saja, akan tetapi Pertanian dan potensi laut yang melimpah.

“Potensi yang ada di Bangka Belitung ini bukan hanya tambang, potensi yang luar biasa disini malah di pertanian dan perkebunan.”

Lebih detail Kapolda menerangkan tentang fakta yang terjadi di Bangka Belitung bahwa kekayaan alam di Bangka Belitung sangatlah bagus di bandingkan dengan provinsi lain yang ada di Indonesia.

“Disini banyak pertanian yang buah dan hasil nya itu justru lebih baik dibandingkan dengan daerah-daerah lain.”

Di akhir acara, Kapolda kembali menegaskan akan menindak para penambang ilegal dan merusak alam.

“Saya sebagai Kapolda Kep. Babel menghimbau kepada seluruh penambang. Disamping kita akan menertibkan terkait dengan ekplorasi timah baik yang di darat maupun yang di laut yang seharusnya memang harus mengacu pada lingkungan hidup, harus mengacu pada hal-hal yang baik untuk mempertahankan tata ruang yang ada di Bangka Belitung ini tapi juga kita mohon kepada seluruh masyarakat yang memang punya kompetensi untuk bertani atau berkebun maupun nelayan agar kembali ke tempat semula.”

“Saya selalu konsisten, jika nanti ada penambang-penambang ilegal yang tidak sesuai aturan dan juga yang merusak lingkungan. Akan kami tindak. Patokan kami adalah menambang boleh tapi tidak boleh merusak lingkungan hidup.” Tegas Kapolda.

Berita Lainnya